history_edu Sejarah

SMA Negeri 1 Magelang berdiri secara resmi pada 5 Januari  tahun1950 sebagai salah satu sekolah menengah atas tertua dan terkemuka di Kota Magelang. Pendidikan di Kota Magelang berkembang pesat setelah kemerdekaan. Pada tahun 1947, didirikan SMA Persiapan di gedung Christelijke MULO di bawah pimpinan Soedarsono (mantan Kepala Jawatan Kebudayaan Pusat). Guru-gurunya dipinjam dari berbagai kantor karena saat itu Magelang menjadi tempat kedudukan Kementerian Kemakmuran dan Kementerian Keuangan. Pemerintah mendirikan SMP dan SMA resmi bertempat di gedung SMP Negeri 1 Magelang yang sekarang, dengan Ir. Soeroto sebagai direktur. Sekolah ini kemudian berdiri sendiri dan diresmikan pada tahun 1950, yang menjadi tonggak berdirinya SMAN 1 Magelang di Jl. Cempaka No. 1, Kota Magelang.

Latar Belakang Pendirian Perpustakaan

  • Perpustakaan SMA Negeri 1 Magelang bermula dari kebutuhan akan fasilitas pusat sumber belajar seiring resmi berdiri yang berdiri pada 28 Juli 1966 bertepatan dengan  pemecahan SMA 1 Magelang dan SMA 1 Blabak.
  • Pada masa awal, koleksi buku sangat terbatas dan ditempatkan di salah satu ruang kelas atau ruang guru guna menunjang kegiatan belajar mengajar siswa.

B. Perkembangan dan Peningkatan Status

  • Seiring perkembangan fisik sekolah di pusat Kota Magelang, pihak sekolah menyediakan ruangan khusus yang representatif untuk perpustakaan.
  • Ruangan ini berfungsi menampung buku pelajaran, referensi umum, hingga karya ilmiah siswa dan guru.

C. Era Modernisasi dan Digitalisasi

  • Saat ini, perpustakaan SMA Negeri 1 Magelang terus berbenah dengan melengkapi fasilitas baca yang nyaman.
  • Perpustakaan juga menyediakan layanan penunjang berbasis digital seperti penyediaan akses digital library guna menjawab tantangan era globalisasi

Menurut Pawit M. Yusuf dan Yaya Suhendar (2005), perpustakaan merupakan tempat kegiatan penghimpunan, pengelolaan, dan penyebarluasan informasi dalam bentuk cetak maupun terekam. Selain itu, perpustakaan juga berfungsi sebagai unit kerja yang mengelola bahan pustaka secara sistematis guna memenuhi kebutuhan informasi penggunanya.